
Pasemah Air Keruh, 22 Januari 2025 — Sebagai upaya meningkatkan kesiapan pasangan dalam membangun keluarga sehat dan berkualitas, Balai Penyuluhan KB Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) melaksanakan kegiatan Penyuluhan Calon Pengantin (Catin) yang berlangsung pada Rabu, 22 Januari 2025 di Balai Penyuluhan KB Paiker, Desa Nanjungan.
Penyuluhan ini diikuti oleh satu pasangan calon pengantin, yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat. Meskipun hanya diikuti satu pasangan, kegiatan berlangsung hangat, interaktif, dan penuh edukasi yang relevan untuk mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang sehat sejak awal.
Membangun Keluarga Sehat dari Tahap Pra-Nikah
Dalam penyuluhan tersebut, Penyuluh KB memaparkan materi seputar:
- pentingnya pemeriksaan kesehatan pra-nikah,
- anemia dan pencegahannya untuk calon pengantin perempuan,
- perencanaan kehamilan yang aman dan ideal,
- usia ideal melahirkan,
- perencanaan jumlah dan jarak kelahiran,
- serta edukasi terkait stunting dan pola hidup sehat.
Tidak hanya itu, pasangan calon pengantin juga diberikan informasi mengenai peran suami dan istri dalam mewujudkan keluarga berkualitas, termasuk pentingnya komunikasi, kesiapan mental, serta pembagian peran dalam rumah tangga.
Pendampingan Personal untuk Catin
Karena peserta hanya satu pasangan, penyuluhan berlangsung lebih fokus dan mendalam. Penyuluh KB memberikan kesempatan bagi pasangan untuk bertanya langsung mengenai berbagai hal, mulai dari kesiapan menikah, kesehatan reproduksi, hingga pilihan metode kontrasepsi yang aman untuk pasangan baru.
Pasangan calon pengantin terlihat antusias mengikuti penyuluhan dan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu dalam menghadapi kehidupan berumah tangga nantinya.
Komitmen Balai Penyuluhan KB Paiker
Balai Penyuluhan KB Paiker terus berkomitmen memberikan pendampingan kepada masyarakat, termasuk pasangan calon pengantin, agar setiap keluarga memulai kehidupan rumah tangga dengan pengetahuan dan kesiapan yang baik.
Melalui kegiatan penyuluhan Catin ini, diharapkan calon pengantin dapat memahami pentingnya perencanaan keluarga dan upaya menjaga kesehatan ibu, ayah, serta calon anak di masa depan.











Tinggalkan Balasan