
PAIKER, 26 November 2025 – Balai Penyuluhan KB Paiker menggelar kegiatan pembinaan bagi kader Institusi Masyarakat Pedesaan dari seluruh desa di Kecamatan Paiker. Pertemuan ini difokuskan pada dua agenda utama yaitu pemutakhiran data kartu pendaftaran atau K/0 dalam Sistem Informasi Keluarga (SIGA) dan penguatan pemahaman terkait program MBG yang akan dijalankan bersama Tim Pendamping Keluarga.
Kegiatan berlangsung dengan format pemaparan materi dan diskusi. Pada sesi pertama, para kader mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya akurasi data keluarga karena seluruh program pembangunan keluarga di tingkat kecamatan hingga desa bertumpu pada ketepatan informasi yang dikumpulkan melalui SIGA. Fasilitator meminta kader meninjau kembali data masing masing wilayah terutama terkait keluarga baru, keluarga yang berpindah, pasangan usia subur, serta perubahan status anggota keluarga.
Pada sesi kedua, materi beralih ke program MBG yang akan melibatkan kader IMP sebagai bagian dari Tim Pendamping Keluarga. Program ini menekankan pendampingan keluarga secara langsung mulai dari edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga dukungan bagi keluarga yang mengalami masalah sosial. Dalam sesi ini kader mendapatkan arahan mengenai pola komunikasi yang lebih ramah, pendekatan yang tidak menggurui, serta cara menyampaikan informasi program agar mudah diterima keluarga muda.
Sejumlah kader menyampaikan bahwa pembinaan seperti ini membantu mereka menyamakan pemahaman dalam bekerja di lapangan. Mereka juga menilai adanya integrasi antara pemutakhiran SIGA dan program MBG akan membuat pendampingan keluarga lebih terarah karena berangkat dari data yang kuat.
Mengapa Pembaruan Data dan MBG Saling Berkaitan?
Data K/0 SIGA menjadi dasar pemetaan kondisi keluarga di setiap desa. Ketika data diperbarui secara rutin, pendampingan program MBG dapat dilakukan lebih tepat sasaran. Kader IMP berada pada posisi strategis karena mereka bertugas mengumpulkan data sekaligus menjadi bagian tim yang memberi pendampingan langsung. Dengan demikian, hasil pendampingan dapat kembali memperkaya data sehingga siklus perbaikan berjalan terus menerus.











Tinggalkan Balasan